BUKU ANALISIS KOMPLEKS LANJUTAN

(Jenriani Astutiyk9Clq) #1

BAB 3


TURUNAN FUNGSI KOMPLEKS


A. Gradien, Divergensi, Curl, dan Laplacian


Kita mendefinisikan ∇ (푑푒푙) dan ∇

̅

(푑푒푙 푏푎푟) dengan :

∇=


휕푥

+푖


휕푦

= 2


휕푥

, ∇

̅

=


휕푥

+푖


휕푦

= 2


휕푥

Operator ∇ memungkinkan untuk mendefinisikan operasi gradien. Dalam

semua kasus 퐹(푥,푦) dipandang sebagai suatu fungsi riil yang memiliki

turunan kontinu terhadap 푥 dan 푦 (skalar), sedangkan 퐴(푥,푦)=푃(푥,푦)+

푖 푄(푥,푦) adalah sutu fungsi kompleks yang memiliki turunan kontinu

terhadap 푥 dan 푦 (vektor).

1. Gradien


Kita mendefinisikan gradien dari suatu fungsi riil 퐹 (skalar) sehingga

Gradien 퐹=∇퐹=

휕퐹

휕푥

+푖

휕퐹

휕푦

= 2

휕퐺

휕푖

Secara ilmu ukur ini menyatakan suatu vektor normal pada kurva 퐹

(

푥,푦

)

=푐

dimana 푐 suatu konstanta. Dengan cara yang sama gradien suatu fungsi

kompleks 퐴=푃+푖푄 (vektor) didefinisikan sebagai

Gradien 퐴=∇퐴=(


휕푥

+푖


휕푦

)

(

푃+푖푄

)

=

휕푃

휕푥


휕푄

휕푦

+푖(

휕푃

휕푦

+

휕푄

휕푥

)= 2

휕퐵

휕푖

Khususnya, jika 퐵 suatu fungsi analitik dari 푍 maka

휕퐵

휕푖

= 0 , sehingga

gradiennya nol, yaitu

휕푃

휕푥

=

휕푄

휕푦

,

휕푃

휕푦

=−

휕푄

휕푥

Contoh :


  1. Misal 퐹=− 4 푥


3


2

+ 3 푖푥

2


5

tentukan gradien 퐹!

Penyelesaian :

Gradien 퐹=∇퐹=(


휕푥

+푖


휕푦

)

(

− 4 푥

3


2

+ 3 푖푥

2


5

)
Free download pdf